Sabtu, 26 Desember 2009

SERTIFIKAT PROFESI PERSONALIA

Kompetensi Personalia sebuah kebutuhan?

Sebuah kompetensi terbentuk dari aspek pengetahuan dan ketrampilan. Diperlukan untuk menjalankan suatu tugas atau jabatan. Kompetensi perlu distandardkan. Standard sebuah kompetensi merupakan syarat minimal yang harus dimiliki seseorang yang ingin dan telah melaksanakan tugasnya dalam menjalankan jabatan yang terkait kompetensi tersebut, sehingga kemampuan seseorang yang dinilai dari sebuah kompetensi tertentu bisa diakui saat seseorang menyandang gelar kompetensi tersebut.

Perlukah pengakuan tentang kompetensi Pengelola SDM?
Sebuah pengakuan perlu diberikan kepada seseorang yang telah memiliki kompetensi. Kompetensi yang berkaitan dengan Pengelolaan sumber daya manusia, banyak sebutannya; Personalia, Human Resources, Human Capital atau yang lainnya, masih berkembang sampai saat ini. Dinamika tugas dan ketrampilan untuk mengelola sumber daya manusia selalu mengalami perkembangan. Bermula dari revolusi industri yang hanya mengedepankan pengelolaan kedisiplinan karyawan sampai pada dekade sekarang ini yang begitu komplek, yang membutuhkan pengembangan kinerja karyawan (dunia bisnis diwarnai persaingan yang ketat sehingga perusahaan membutuhkan karyawan yang mempunyai kompetensi handal dalam memenangi perubahan-perubahan karena dampak persaingan.

Banyakkah kompetensi Pengelola SDM dibawah standart?

Pengalaman yang dimiliki oleh penulis, banyak karyawan yang bekerja di seksi/bagian/departemen/divisi Sumber Daya Manusia banyak yang dibawah standart kompetensi Pengelola sumber daya manusia. Bahkan penulis pernah mendapatkan pengetahuan Pengelola sumber daya menusia dalam aspek undang-undang tenaga kerja kalah dengan anggota serikat kerja. Sehingga dalam kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Pengelola SDM di perusahaan tersebut mandul, tidak berjalan. Akibatnya situasi di dalam perusahaan tersebut tidak kondusif untuk bekerja, karena energi habis digunakan untuk menghadapi serikat kerja yang sudah expert di aspek undang-undang tenaga kerja. Begitu sebaliknya Pengelola Serikat Kerja bila tidak menguasai kompetensi di Undang-Undang Tenaga Kerja maka untuk melakukan pembelaan, pengambilan kebijakan selalu kalah.

Apakah peran Institut Personalia?
Fenomena tersebut diatas memberi dorongan bagi Institut Personalia untuk menjembatani antara kebutuhan pengakuan kompetensi Pengelola SDM dengan kenyataan tersebut diatas. Kursus atau seminar yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan bagi Pengelola SDM biayanya mahal, sehingga bagi calon, pelaku Pengelola SDM yang mempunyai uang terbatas sulit untuk meningkatkan kompetensi Pengelola SDM.

Adakah nilai tambah pengelola SDM?
Disiplin ilmu untuk menjadi Pengelola SDM terbuka luas. Kebanyakan perusahaan mensyaratkan calon Pengelola SDM dari lulusan Hukum, Psikologi, Ekonomi ataupun ilmu sosial yang lain. Dengan membekali sertifikat Pengelola SDM akan memberikan nilai tambah bagi sang calon, sehingga dengan nilai tambah tersebut akan mampu meningkatkan daya saing bagi calon Pengelola SDM yang tidak mempunyai sertifikat Pengelola SDM.

Ingin melamar di perusahaan lain?

Bagi yang sudah berkarir di seksi/bagian/departemen/divisi Sumber Daya Manusia namun karir mandek, tidak meningkat dan berkeinginan untuk pindah ke perusahaan yang lain, anda perlu membekali sertifikat Pengelola SDM. Andapun akan terdongkrak dalam upaya memenangi persaingan.


Kompetensi Pengelola Personalia bisa diringkas menjadi 3 (tiga) aspek, yaitu:

1.Pengelolaan Personalia (rekruitmen dan seleksi, administrasi karyawan, mengelola penggajian, pengukuran kinerja)
2.Pembelajaran
3.Penegakan disiplin/Industrial Relation ( Undang-Undang Tenaga Kerja dan pelaksanaannya)

1.Uraian Tugas Pengelolaan Personalia:
a.Rekruitmen dan Seleksi

•Membuat perencanaan tenaga kerja 1 (satu) tahun)
•Memperoleh data bank pelamar sesuai dengan kebutuhan perencanaan tenaga kerja, melalui membuka lowongan iklan di Koran, brosur, kerja sama dengan lembaga-lembaga penyedia tenaga kerja dan kursus.
• Melaksananakan seleksi karyawan dengan kriteria yang telah ditentukan; job description, mengikuti test tertulis dan lisan.
• Melakukan orientasi/pelatihan bagi karyawan yang lulus seleksi dan melakukan monitoring selama kurun waktu yang ditentukan.

b.Administrasi Karyawan

• Membuat perjanjian kerja bagi karyawan baru
• Membuat rekapitulasi kehadiran karyawan; sakit, ijin, mangkir, terlambat, cuti dianalisa untuk membuat kebijaksanaan berikutnya.
• Pengadministrasian data karyawan yang memungkinkan akses data yang cepat.
• Menyediakan perlengkapan kerja dengan tepat ; seragam, kartu absent, atribut-atribut dll.

c.Mengelola penggajian

• Melakukan pembayaran gaji, jamsostek, lembur, tunjangan-tunjangan karyawan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
• Merevisi komponen penggajian yang disesuaikan dengan kebijakan manajemen perusahaan.

d.Pengukuran prestasi kerja.

• Membuat dan menetapkan alat pengkukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
• Melaksanakan pengukuran prestasi kerja dengan tahap-tahapnya: Sosialisasi,, penilaian I, penilaian 2, dan kesimpulan
• Menganalisa hasil pengukuran untuk pengembanagan karir karyawan, perbaikan kinerja karyawan yang kurang dan bahan untuk kenaikan ataupun bonus kerja.

2.Uraian Tugas Pembelajaran/Training

Mengupayakan peningkatan ketrampilan karyawan dengan memberikan pelatihan; customer servise, motivasi, manajemen waktu, ketrampilan membuat Planing, Delegation, Control Act dan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan.

3.Uraian Tugas Penegakan Disiplin (Industrial relation)

• Membuat/memperbaiki peraturan perusahaan yang disesuaikan dengan undang-undang tenaga kerja yang berlaku.
• Mengupayakan suasana kerja yang kondusif memungkinkan karyawan bekerja secara maksimal.
• Memberikan saksi kepada karyawan karayan yang tidak disiplin dengan memberikan teguran, surat peringatan 1, 2, 3, skorsing dan PHK. Dengan cara bipartite.
• Menyelesaikan perselisihan karyawan dengan pihak ketiga apabila langkah bipartite tidak terselesaian yaitu, Depnaker, Pengadilan Industrial Relation.

Jadi 3 (tiga) uraian tugas tersebut diatas harus dikuasai?

3 (tiga) uraian tersebut diatas merupakan 3 (tiga) kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh Pengelola SDM. Institut Personalia memberikan pembekalan secara e-learning dengan membagi penguasaan menjadi 3 aspek, yaitu:

1.Kompetensi Pengelolaan Personalia:
2.Kompetensi Pembelajaran/Training
3.Kompetensi Industrial relation (Penegakan Disiplin )

Apakah mudah mendapatkan sertifikat Pengelola SDM dengan ikut E-learning Institut Personalia?

•E-learning Institut Personalia memberikan modul yang singkat dan dalam bentuk tanya jawab, dan harus dihafalkan dengan target penyerapan materi 100% sehingga suatu saat mendapatkan problem di dunia kerja akan mudah untuk menyelesaikannya.
•E-learning Institut Personalia memberikan soal dengan 3 (tiga) kali dengan waktu yang berbeda dan materi yang sama. Sehingga peserta dapat mengukur kemampuannya.
•Apabila peserta mampu menjawab dengan tingkat kebenaran 100 %, maka Institut Personalia akan memberikan sertifikat sesuai kompetensi yang diambilnya.

Dapatkah sertifikat Pengelola SDM mendongkrak kinerja?

Dunia bisnis sedang berkembang dan bertumbuh. Dunia bisnis sangat membutuhkan pengelola sumber daya manusia yang handal. Dengan mengikuti pembelajaran secara e-learning dengan syarat yang ketat yaitu harus menguasai materi dengan penyerapan 100% (dengan menggunakan metode katekismus materi akan sangat mudah diserap) dan bisa digunakan dalam mengambil keputusan-keputusan dalam mengelola sumber daya manusia. Dan karir andapun menjadi pusat perhatian atasan anda.

Mahalkah mengikuti pembelajaran di e-learning Institut Personalia?

Dibukanya e-learning Institut Personalia dengan alasan:
•Sebuah keprihatinan dengan adanya penemuan yang berulang-ulang terhadap Pengelola SDM yang tidak menguasahi kompetensi Pengelola SDM.
•Penyelenggara seminar, kursus tentang kepersonaliaan dengan biaya yang sangat mahal, diatas Rp 1 juta. (dapatkah diikuti dengan calon peserta yang keuangannya minim)

Lalu harus menyediakan dana berapa?

Biaya mengikuti e-learning Institut Personalia:Rp 100.000,-
Dibayar 2 tahap :1. Saat mendaftar Rp 25.000,-
2. Saat setelah menerima sertifikat Rp 75.000,-

Passs …... dengan anggaran anda?
Merupakan solusi karir dengan biaya yang murah !!!!!!!!!


Lalu kapan saya harus mengikuti?

Jangan tunda !!!!!! Tiap tahun lahir lulusan dari perguruan tinggi dengan membekali diri dengan ketrampilan dan sertifikat yang bisa jadi diatas anda. Ini adalah kesempatan untuk mengembangkan karir anda. Anda jangan terlambat. Penyesalan akan datang dikemudian hari.

Jangan tunda !!!!!!!!! daftarkan sekarang juga. Inilah kesempatan yang sangat baik untuk karir anda. Besok sudah ada tantangan yang berbeda! Dan kesempatan yang berbeda pula.

Dapatkah diceritakan siapa yang mengelola Institut Personalia?Bambang Kurniawan, lulusan IKIP Negeri Semarang tahun 1988, telah berkarir dan mempunyai pengalaman di Sumber Daya Manusia selama 19 tahun di berbagai perusahaan antara lain; PT. Panarub Co. Ltd, PT Adira Mobilindo, Metro Depstore, Rimo Depstore, Toy's R Us, PT Biggy Cemerlang, PT Fajar Surya Wisesa.

Bermuara dari keprihatinan bahwa untuk meningkatkan karir dengan membekali diri mengikuti seminar dan kursus dengan biaya yang sangat tinggi akan mustahil dilakukan oleh mereka yang mempunyai anggaran tipis.

Bambang Kurniawan bertekad dengan biaya rendah akan mendapatkan kompetensi yang sama dengan yang mengikuti seminar, kursus dengan biaya yang mahal.

Adakah kontak telpon?

Anda dapat menghubungi 021- 50105253

Apa keuntungannya lagi?

Anda yang ingin berkarir di personalia/SDM/Human Resource juga bisa mengirim curriculum vitae (berkas lamaran) dengan mengirim ke alamat email bambang_kurniawan45@yahoo.co.id.

Kami akan mengirimkan berkas lamaran anda ke perusahaan yang membutuhkan.